Jum'at, 30 Juli 2010  
Hot Topics >> Ekonomi - Metropolis     Arsip Berita    Buku tamu         
LOGIN   |    REGISTER    |    FORGET PASSWORD
   
Selasa, 09 Maret 2010 , 08:01:00

PONTIANAK – Ancaman perambahan hutan penyangga (buffer zone) di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya dibantah. Aktivitas PT Sari Bumi Kusuma, anak perusahaan Alas Kusuma Group juga tidak merambah kawasan taman nasional tersebut.  “Ada kekeliruan dalam melihat peta,” kata Kepala Bidang Penatagunaan Hutan pada Dinas Kehutanan Kalbar Hiarsoleh didampingi Kasi Wilayah I Balai TNBBBR Edy Zulkarnain di Pontianak, Senin (8/3). Hal itu disampaikan keduanya usai melakukan rapat koordinasi di Dinas Kehutanan Kalbar. Hadir dalam rapat itu, Dishut Kalbar, Balai Pemantapan Kawasan Hutan Wilayah III Pontianak, TNBBBR. Rapat koordinasi itu dipimpin langsung Kadis Kehutanan Kalbar Cornelius Kimha.

Pada rapat yang tertutup itu, terkuak jika pernyataan Edy Zulkarnain saat jumpa pers di Pontianak, Minggu (8/3) telah keliru. Sebab publikasi disampaikan berbeda dengan peta wilayah yang ada. Menurut Hiarsoleh, buffer zone taman nasional tidak terganggu. Sebab aktivitas PT SBK masih jauh dari hutan penyangga. Sehingga aktivitas yang dilakukan murni di lahan konsesi milik perusahaan tersebut. “Bukan di kawasan penyangga taman nasional,” katanya. Hal senada juga diungkapkan Edy Zulkarnain. Ia menegaskan tidak ada yang hilang di taman nasional. “Tidak ada yang hilang,” tandasnya usai rapat koordinasi, kemarin. Hiarsoleh menambahkan konsesi milik PT Batasan tidak ada hubungan dengan PT SBK. “Apa yang disampaikan sebelumnya, tidak ada hubungannya. SBK tidak mengerjakan konsesi miliki PT Batasan,” katanya. Pada Minggu (8/3), Edy mengeluarkan pernyataan telah memperoleh data hasil survei yang telah diverifikasi menemukan adanya indikasi pelanggaran. Salah satunya, letak blok tebangan yang hanya berjarak 55 meter dari patok batas 685 pada taman nasional. (stm)

 
 
(0) Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
    Q1L9I
   
 
  + Other News / Category     
 
Kolom Dahlan Iskan
Pemadaman Listrik Bergilir Berakhir
JAKARTA--Pemadaman bergilir akibat kekurangan daya sudah bisa diatasi sesuai tenggat 30 Juni lalu. S ...
Other
 
   
Home Utama Senyum Simpol Metropolis Politik Ekonomi Hiburan Kalbar Olahraga Teknologi Agama Rubrik