Jum'at, 10 September 2010  
Hot Topics >> Ekonomi - Metropolis     Arsip Berita    Buku tamu         
LOGIN   |    REGISTER    |    FORGET PASSWORD
   
Kamis, 29 Juli 2010 , 14:18:00

MALLORCA - Protes terkait pencoretan Real Mallorca dari ajang Europa League musim ini terus bergulir. Tak terkecuali dari petenis pria nomor satu dunia Rafael Nadal. Nadal protes karena selain asli kelahiran Mallorca, juga berstatus pemegang saham di klub asuhan Micahel Laudrup itu.Dukungan Nadal diungkapkannya dengan mengecam UEFA (Asosiasi Sepak Bola Eropa). UEFA mencoret Mallorca karena klub yang finis peringkat kelima Liga Primera Spanyol musim lalu itu terjerat utang besar, yakni EUR 85 juta atau setara dengan Rp 985 miliar.

 Berdasarkan regulasi UEFA terhadap kontestan kejuaraan antarklub Eropa yang berlaku sejak 2008, hanya klub yang sehat secara finansial yang boleh berpartisipasi. UEFA pun telah menetapkan Villarreal sebagai pengganti tempat Mallorca.“Saya ingin bersikap seperti fans Mallorca lainnya,” kata Nadal sebagaimana dilansir televisi lokal IB3. “Keputusan UEFA adalah bencana besar karena tampil di Eropa merupakan ambisi setiap klub dan para pemain Mallorca layak mendapatkannya,” tambah petenis yang merebut peringkat satu dunia setelah memenangi Grand Slam Prancis Terbuka awal Juni lalu itu.  Nadal menilai alasan finansial untuk mencoret Bermellones, julukan Mallorca, kurang bisa diterima. “Saya tidak memahami dasar hukum yang digunakan karena faktanya, saat ini, banyak klub Eropa yang kondisi keuangannya tidak sehat,” tutur keponakan asisten pelatih Mallorca Miguel Angel Nadal itu.

 Dasar hukum yang dikenakan UEFA terhadap Mallorca sebenarnya juga menuai kontroversi. UEFA menggunakan pasal yang hanya menyatakan bahwa klub hanya boleh ikut kompetisi Eropa jika sudah memenuhi persyaratan administratif dari federasi sepak bola negeri bersangkutan.  Kenyataannya, Mallorca sudah mendapatkan lisensi dari RFEF (Federasi Sepak Bola Spanyol) untuk berlaga di Europa League pada 23 Juli lalu. Lisensi itu diperoleh setelah lima bulan berjuang memproses segala macam dokumen yang membuktikan bahwa mereka sehat secara finansial.  Sebelum protes dari Nadal, Mallorca telah mengekspresikan kekecewaan pencoretan mereka dalam laga testimoni eks kapten timnas Belanda Giovanni van Bronckhorst Senin lalu (26/7). Yakni dengan mengenakan kaos bertuliskan UEFA Fair Play, Please! (UEFA, tolong bersikap adil). Saat ini, Mallorca juga tengah menanti hasil banding. (dns)

   

 
 
(0) Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
    Y5N6L
   
 
  + Other News / Category     
 
Kolom Dahlan Iskan
Tarawih di Beijing dengan Mazhab Hambali
SUDAH tiga kali saya Idul Fitri di Tiongkok, tapi baru sekali ini merasakan salat Tarawih di sana. D ...
Other
 
   
Home Utama Senyum Simpol Metropolis Politik Ekonomi Hiburan Kalbar Olahraga Teknologi Agama Rubrik