HANCUR : Dua dari tiga mobil dinas Pemprov Kalbar yang hancur setelah tabrakan beruntun di Jalan pasir Panjang Singkawang,. Kamis (18/9) kemarin.
PONTIANAK – Rombongan Gubernur Kalimantan Barat Drs. Cornelis, MH yang melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sambas mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Pasir Panjang, Kamis (18/9). Yohanes Budiman, pegawai Satuan Polisi Pamong Praja Kalbar mengalami cidera di bagian tangannya. Kecelakaan yang terjadi pukul 14.30 WIB itu mengakibatkan tiga kendaraan dinas milik Pemprov Kalbar rusak berat. Ketiga mobil itu miliki Biro Perlengkapan, Dinas Peternakan dan Kehewanan, dan Asisten II yang membidangi Ekonomi Pembangunan. Sementara mobil milik Dinas Kelautan dan Perikanan mengalami rusak di bagian belakangnya.
Menurut Kurniati, salah seorang wartawan yang ikut rombongan itu, kecelakaan terjadi usai rombongan gubernur meninjau areal pembibitan udang di kawasan Tanjung Gundul, Kabupaten Bengkayang. "Rencananya rombongan akan langsung ke Sambas untuk berbuka puasa," katanya. Begitu tiba di depan Dodik Singkawang, salah satu mobil yang di depan mengelak lobang berhenti mendadak. Mobil di belakang tak sempat memperlambat lajunya. Tabrakan beruntun pun terjadi. Dua mobil rusak parah. Gubernur Cornelis melakukan kunjungan kerja ke Paloh, Kabupaten Sambas. Rombongan berangkat sekitar pukul 10.00 WIB dari Pontianak. Sejumlah dinas terkait ikut serta dalam rombongan itu. Pabrik pengolahan udang ‘aqua shrimp’ di Batulayang, Kota Pontianak menjadi tempat pertama yang dikunjungi.
Setelah itu, rombongan meninjau tambak udang di Kabupaten Pontianak. Kemudian menuju Tanjung Gundul untuk melihat langsung pembibitan udangnya. Rencananya dari Tanjung Gundul, rombongan langsung bertolak ke Sambas. "Mobil Pak Kartius menabrak mobil Pak Budi (Haryanto), mobil Pak Manaf menabrak mobil Pak Kartius. Dari belakang mobil Pak Munir menabrak mobil Pak Manaf. Depan belakang mobil Pak Manaf hancur. Begitu juga mobil Pak Kartius. Alhamdulillah, kami selamat," kata Manaf.
Kurniati yang ikut rombongan mobil Biro Perlengkapan mengatakan, tabrakan terjadi karena mobil mengelak lubang jalan. Ada sekitar sepuluh mobil yang beriringan dalam rombongan kunjungan kerja tersebut. Sementara itu saksi mata yang dijumpai Pontianak Post di lapangan menyebutkan, saat kejadian tabrakan beruntun itu, Gubernur Kalbar sempat turun dan langsung melihat apakah ada korban jiwa atau luka-luka. "Pak Gubernur tadi turun melihat kejadian ini. Dia sempat tanya-tanya kepada anak buahnya," kata saksi mata.
Selain itu, Cornelis juga tampak kesal melihat lubang yang membesar tak diperbaiki Pemkot Singkawang. "Heran juga baru saja diperbaiki, jangan ini terus berlubang," kata warga. Bahkan, warga juga menceritakan subuh harinya sebelum kejadian yang menimpa pejabat pemprov ini ada tiga buah motor yang terpelanting akibat terkena lubang tersebut. "Tadi subuh (kemarin) ada korban, warga yang membawa sayur terpelanting, akibat kena lubang," kata warga kesal.
Kapolres Singkawang, AKBP Parimin Warsito SH melalui Kasat Lantas Polres Singkawang, Ajun Komisaris Polisi Rahmat Tri Haryadi SIK mengaku, kejadian ini murni kecelakaan. Menurut dia, kecelakaan ini dipicu karena ada lubang besar di tengah jalan. "Salah satu mobil rombongan safari ramadhan gubernur ini mengerem mendadak. Akibatnya, tabrakan beruntun tak terhindari," katanya. Kecepatan para sopir yang membawa mobil ini, kata Rahmat, diperkirakan 70-80 kilometer perjam. "Kerugian hanya materiil. Tak ada korban jiwa dalam musibah ini," katanya. (mnk/zrf)