Rabu, 08 September 2010  
Hot Topics >> Ekonomi - Metropolis     Arsip Berita    Buku tamu         
LOGIN   |    REGISTER    |    FORGET PASSWORD
   
Jum'at, 19 September 2008 , 07:02:00

HANCUR : Dua dari tiga mobil dinas Pemprov Kalbar yang hancur setelah tabrakan beruntun di Jalan pasir Panjang Singkawang,. Kamis (18/9) kemarin.

PONTIANAK – Rombongan Gubernur Kalimantan Barat Drs. Cornelis, MH yang melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sambas mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Pasir Panjang, Kamis (18/9). Yohanes Budiman, pegawai Satuan Polisi Pamong Praja Kalbar mengalami cidera di bagian tangannya.  Kecelakaan yang terjadi pukul 14.30 WIB itu mengakibatkan tiga kendaraan dinas milik Pemprov Kalbar rusak berat. Ketiga mobil itu miliki Biro Perlengkapan, Dinas Peternakan dan Kehewanan, dan Asisten II yang membidangi Ekonomi Pembangunan. Sementara mobil milik Dinas Kelautan dan Perikanan mengalami rusak di bagian belakangnya.

Menurut Kurniati, salah seorang wartawan yang ikut rombongan itu, kecelakaan terjadi usai rombongan gubernur meninjau areal pembibitan udang di kawasan Tanjung Gundul, Kabupaten Bengkayang. "Rencananya rombongan akan langsung ke Sambas untuk berbuka puasa," katanya.  Begitu tiba di depan Dodik Singkawang, salah satu mobil yang di depan mengelak lobang berhenti mendadak. Mobil di belakang tak sempat memperlambat lajunya. Tabrakan beruntun pun terjadi. Dua mobil rusak parah. Gubernur Cornelis melakukan kunjungan kerja ke Paloh, Kabupaten Sambas. Rombongan berangkat sekitar pukul 10.00 WIB dari Pontianak. Sejumlah dinas terkait ikut serta dalam rombongan itu. Pabrik pengolahan udang ‘aqua shrimp’ di Batulayang, Kota Pontianak menjadi tempat pertama yang dikunjungi.

Setelah itu, rombongan meninjau tambak udang di Kabupaten Pontianak. Kemudian menuju Tanjung Gundul untuk melihat langsung pembibitan udangnya. Rencananya dari Tanjung Gundul, rombongan langsung bertolak ke Sambas. "Mobil Pak Kartius menabrak mobil Pak Budi (Haryanto), mobil Pak Manaf menabrak mobil Pak Kartius. Dari belakang mobil Pak Munir menabrak mobil Pak Manaf. Depan belakang mobil Pak Manaf hancur. Begitu juga mobil Pak Kartius. Alhamdulillah, kami selamat," kata Manaf.

Kurniati yang ikut rombongan mobil Biro Perlengkapan mengatakan, tabrakan terjadi karena mobil mengelak lubang jalan. Ada sekitar sepuluh mobil yang beriringan dalam rombongan kunjungan kerja tersebut.  Sementara itu saksi mata yang dijumpai Pontianak Post di lapangan menyebutkan, saat kejadian tabrakan beruntun itu, Gubernur Kalbar sempat turun dan langsung melihat apakah ada korban jiwa atau luka-luka. "Pak Gubernur tadi turun melihat kejadian ini. Dia sempat tanya-tanya kepada anak buahnya," kata saksi mata.

Selain itu, Cornelis juga tampak kesal melihat lubang yang membesar tak diperbaiki Pemkot Singkawang. "Heran juga baru saja diperbaiki, jangan ini terus berlubang," kata warga.  Bahkan, warga juga menceritakan subuh harinya sebelum kejadian yang menimpa pejabat pemprov ini ada tiga buah motor yang terpelanting akibat terkena lubang tersebut. "Tadi subuh (kemarin) ada korban, warga yang membawa sayur terpelanting, akibat kena lubang," kata warga kesal.

Kapolres Singkawang, AKBP Parimin Warsito SH melalui Kasat Lantas Polres Singkawang, Ajun Komisaris Polisi Rahmat Tri Haryadi SIK mengaku, kejadian ini murni kecelakaan. Menurut dia, kecelakaan ini dipicu karena ada lubang besar di tengah jalan. "Salah satu mobil rombongan safari ramadhan gubernur ini mengerem mendadak. Akibatnya, tabrakan beruntun tak terhindari," katanya. Kecepatan para sopir yang membawa mobil ini, kata Rahmat, diperkirakan 70-80 kilometer perjam. "Kerugian hanya materiil. Tak ada korban jiwa dalam musibah ini," katanya. (mnk/zrf)

 

 
Oneng Jum'at, 19 September 2008 , 07:03:22
Waduh...serem...
IWe Jum'at, 19 September 2008 , 07:03:22
hmmm... paling tidak para pejabat tersebut merasakan juga apa yang dirasakan rakyat..., selamat bekerja menuju perbaikan yang lebih baik.
Veronika Jum'at, 19 September 2008 , 07:03:22
Pasti lubang itu langsung di betulkan karena gubernur kita sudah merasakan akibatnya. tapi bagaimana dengan lubang-lubang jalan yang lainnya ya? kan tidak mungkin harus nunggu gubernur merasakan semua... tapi supaya bisa cepat diperbaiki.... Gubernurnya sering-sering aja deh kunjungan kerja ke daerah-daerah biar lebih tau juga kan, bagaimana mutu kontraktor kita selama ini... Good Luck Sir!
N-dy Jum'at, 19 September 2008 , 07:03:22
Alhamdulillah ternyata Tuhan telah membukakan petunjuknya agar lubang tersebut harus segera diperbaiki
atrium_mc Jum'at, 19 September 2008 , 07:03:22
itulah akibatnya...Haiyaaa pak gubenul halus lajin-lajin kunjung daelah wah......omi to hut pak gubernur sehat2 aja....pak cornelis tegur para kontraktor yg jadi rekanan PU, inilah pelajalan.......haiyaaaaa.....
jusriunus Jum'at, 19 September 2008 , 07:03:22
biar semua pejabat nabrak lubang2 dijalanan spy tau apa yg selama ini diderita oleh masyarakat
Oneng Jum'at, 19 September 2008 , 07:03:22
si supir masih diberi 1x lagi kesempatan untuk hidup,banyak2 lah berbuat baik Pak...
RD_Collection Jum'at, 19 September 2008 , 07:03:22
Untong dak ade korban... itulah ciri2 org kitte,masih ade untongnya..tapi jalan mash tetap rusak tanpa ade solusi..
ci baii Jum'at, 19 September 2008 , 07:03:22
saudara es maksud saya bukan bawa suku,tapi kalau FPI kelakuannya selalu mengatasnamakan agama itu yang tidak bisa diterima,saya sebagai orang dayak,panas kalau baca berita begitu,memaksakan kehendaknya sendiri,agama kamu,agama kamu,agama saya agama saya,kamu memberi toleransi kami memberi toleransi juga,jangan seenaknya saja,kesabaran ada batasnya.
aan Jum'at, 19 September 2008 , 07:03:22
pak gubernur ga perlu jln terus
emangnya pengawas dan pengukur jalan
nt malah diberi gelar gubernur pejalan
MALU euy.....

koreksi dan maksimalkan aja pejabat atau jajaran pemerintah yg terkait

klise seh kedengarannya
tp mesti dilakukan bosssss
FIRST BACK 1 2 NEXT LAST [2 Page(s)]
 
(20) Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
    U4N9I
   
 
  + Other News / Category     
 
Kolom Dahlan Iskan
Tarawih di Beijing dengan Mazhab Hambali
SUDAH tiga kali saya Idul Fitri di Tiongkok, tapi baru sekali ini merasakan salat Tarawih di sana. D ...
Other
 
   
Home Utama Senyum Simpol Metropolis Politik Ekonomi Hiburan Kalbar Olahraga Teknologi Agama Rubrik