Pontianak Post
|
Home | Pro Kalbar | Ketapang | Lustrum VII SMP Santo Augustinus Resmi Ditutup

Lustrum VII SMP Santo Augustinus Resmi Ditutup

By
Ket Photo: BERNYANYI BERSAMA: Puluhan siswa menyanyikan lagi pada penutupan Lustrum VII SMP Santo Augustinus, beberapa waktu lalu. ISTIMEWA
Font size: Decrease font Enlarge font

KETAPANG – Kegiatan Lustrum VII SMP Santo Augustinus resmi ditutup, Rabu (28/8) lalu. Kegiatan ini dimulai sejak 11 Maret 2013. Acara penutupan dibuka dengan perayaan ekaristi yang dipimpin langsung Uskup Ketapang, Mgr Pius Riana Prapdi, Pr. Dalam kotbahnya, Uskup mengajak para siswa agar meneladani hidup Santo Augustinus yang merupakan pelindung sekolah ini.

“Augustinus adalah seorang pribadi yang cerdas, karena merupakan seorang pembelajar yang selalu haus untuk belajar dan belajar. Jangan lupa untuk selalu berdoa. Walaupun seringkali doa kita tidak langsung dikabulkan Tuhan, namun kita tidak boleh berhenti untuk berdoa,” katanya.

Dia mengibaratkan, berdoa kadang seperti seorang yang menimba air dengan keranjang yang kotor. Meskipun air yang ditimba keluar terus, tapi jika hal itu dilakukan berulang-ulang, maka keranjang kotor yang dipergunakan untuk menimba itu akan bersih dengan sendirinya. “Demikian juga halnya dengan berdoa. Walaupun doa kita tidak langsung terkabul, paling tidak jiwa kita akan menjadi bersih ketika kita selalu berdoa,” ujarnya.

Ketua Panitia Lustrum VII SMP Santo Augustinus, Amantus Sumarno, SE, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah turut ambil bagian dalam rangka menyukseskan Lustrum VII ini. Terima kasih juga diucapkannya kepada SD-SD yang ambil bagian dalam kegiatan perlombaan dan pertandingan olahraga, Pemerintah Daerah Kabupaten Ketapang, para donatur, para alumni, pengisi acara, dan jajaran panitia yang telah ambil bagian dalam menyukseskan acara ini.

Kepala SMP Santo Augustinus, Sr Frederika OSA, S.Pd, M.Pd, mengatakan, dalam usia 35 tahun, SMP Santo Augustinus sudah tergolong dewasa. Dalam rentang usia tersebut, diungkapkan dia, telah banyak prestasi yang diukir. Ke depan, diharapkan dia, SMP Santo Augustinus semakin lebih banyak mengukir prestasi, baik secara akademik maupun non akademik. Untuk itu diharapkan dia, bantuan dan dukungan dari pemerintah, masyarakat, orangtua siswa, para alumni, dan semua siswa. “Besar harapan kami, SMP Santo Augustinus semakin berkualitas dalam memberi pelayanan pendidikan, sehingga mampu bersaing secara sehat, dan menjadi patner pemerintah dalam membawa pembaharuan demi mencerdaskan anak-anak bangsa,” harapan kepala sekolah pada saat acara penutupan tersebut.

Kepala Yayasan Pelayanan Kasih Fatima yang menaungi SMP, Sr Gabriella, OSA, dalam sambutannya mengatakan, sebagai sebuah lembaga, yayasan tetap memiliki komitmen untuk terlibat aktif dalam upaya pencerdasan anak bangsa, melalui pelayanan penuh kasih dengan sekolah ini. “Kami mencoba melalui pengembangan aspek intelektual, emosional, dan spiritual yang ditanamkan kepada anak-anak di lembaga pendidikan ini, akan mengorbitkan anak-anak yang berkarakter dan berkualitas di masa depan,“ ungkap Ketua Yayasan.

Acara yang diisi dengan tarian dan lagu dari TK Santa Theresia, SD Santa Monica, SMP Santo Augustinus, SMA dan SMK Santo Petrus ini, secara resmi ditutup oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ketapang, yang diwakili oleh Dra Damiana, M.Pd. “Pemerintah merasa sangat terbantu dengan adanya lembaga sekolah swasta seperti SMP Santo Augustinus ini. Ke depan semoga lebih banyak prestasi yang dicapai, lebih berkualitas, lebih unggul, dan terutama mengutamakan pelayanan penuh kasih sesuai dengan nama yayasan yang menaungi sekolah ini,” tutupnya. (ser)

 

 

Subscribe to comments feed Comments (1 posted)

avatar
Gita Maria 21/02/2014 14:23:53
Maju terus sekolahku!
total: 1 | displaying: 1 - 1

Post your comment

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha
  • Email to a friend Email to a friend
  • Print version Print version
  • Plain text Plain text

Tagged as:

Lustrum VII SMP Santo Augustinus Resmi Ditutup

Rate this article

0
BACA SELANJUTNYA