Pontianak Post
|
Home | Pro Kalbar | Ketapang | Berlakukan Semester Pendek, Audiensi ke Dikti

Berlakukan Semester Pendek, Audiensi ke Dikti

Polemik Dua Yayasan AMKI Ketapang
By
Ket Photo: PENERIMAAN MAHASISWA BARU: Salah satu kegiatan penerimaan mahasiswa baru yang berlangsung tahun lalu oleh AMKI Ketapang di bawah naungan Yayasan Citra Kayong Mandiri. FOTO DARI EDIMURDANII.BLOGSPOT.COM
Font size: Decrease font Enlarge font

KETAPANG – Direktur Akademi Manajemen Komputer Informatika (AMKI) Ketapang yang berada di bawah naungan Yayasan Citra Kayong Mandiri, Dr Sugiatno, mengatakan, pihaknya akan melakukan audiensi dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti). Audiensi ini terkait keberadaan dua kampus AMKI yang berada di dua yayasan yang berbeda."Pada 26 Oktober nanti, kami akan beraudiensi ke Dikti. Agendanya untuk penegasan dari Dikti, apakah AMKI ini tetap dua atau diputuskan hanya satu?" kata Sugiatno, beberapa waktu lalu usai mewisuda 31 mahasiswanya di Hotel Aston Ketapang.

Sekadar diketahui, di Ketapang terdapat dua kampus AMKI yang berada di dua yayasan berbeda. Kedua yayasan ini saling mengklaim sebagai perguruan tinggi resmi. Di balik polemik ini sendiri, para mahasiswa yang menerima dampaknya. Salah satunya yang dilakukan oleh AMKI di bawah naungan Yayasan Citra Kayong Mandiri yang sudah terakreditasi C ini.
Tahun ini, kampus di bawah naungan yayasan ini tidak membuka penerimaan mahasiswa baru. Sementara mahasiswa yang sudah terlanjur masuk, yang saat ini berjumlah sekitar 100 mahasiswa, akan diselesaikan dengan menggunakan semester pendek. "Akhir 2015 kita targetkan 100 mahasiswa sudah selesai semua, dengan menggunakan semester pendek," ujarnya.
Pemberhentian sementara penerimaan mahasiswa baru ini dibantah Sugiatno untuk menutup kampus. Langkah ini sendiri, menurutnya, dilakukan untuk menunggu kejelasan dari Dikti. "Kita tidak ada kewenangan untuk menutup. Itu tergantung dari Dikti. Kalau sudah jelas, kami akan menerima mahasiswa lagi," papar Sugiatno.
Sementara itu, dia berharapan kepada Pemda Ketapang untuk dapat mengayomi dan peduli terhadap keberadaan perguruan tinggi. Karena keberadaan perguruan tinggi ini, menurut dia, merupakan aset daerah. Selama ini pihaknya sudah bekerjasama dengan perusahaan swasta, terkait penyerapan tenaga kerja dari lulusan kampus ini.
Sementara itu, kepala Bappeda Kabupaten Ketapang, Mahyudin, pada saat wisuda diploma III perguruan tinggi tersebut, mengatakan bahwa wisuda yang merupakan repleksi keberhasilan penyelenggaraan pendidikan, hendaknya tidak dijadikan semata-mata sebagai acara rutin yang sifatnya seremonial. Melainkan, diminta dia, harus disikapi secara arif dan bijak, untuk melakukan proses manajerial penyelenggaraan pendidikan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan pemantauan penilaian, dan hasil yang telah dicapai.
"Kita sadari bersama bahwa kehidupan modern di era global ini akan semakin kompleks, masyarakat akan semakin terbuka. Tingkat kompetisi akan semakin tajam. Tiada ruang dan waktu tanpa kompetensi situasi seperti ini yang sedang kita hadapi. Oleh karena itu, tingkat kesadaran untuk terus belajar menambah dan memperluas wawasan pengetahuan dan kemampuan, serta selalu memperbaiki mutu diri," kata Mahyudin.
Dia menjelaskan, tidak hanya kepada para wisudawan dan wisudawati, tapi juga sebagai refleksi bagi seluruh civitas akademika AMKI Ketapang, untuk terus berusaha semaksimal mungkin, dalam upaya meningkatkan kualitas sumberdaya manusia (SDM).
"Saya berharap kiranya lembaga pendidikan tinggi ini untuk dapat terus berupaya menjaga nama baik dan konsisten dalam menjalankan tri dharma perguruan tinggi. Yaitu menjalankan proses pendidikan dan pembelajaran yang bermutu, guna menghasilkan lulusan yang potensial dan berkualitas," harap Mahyudin.
Mewakili masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Ketapang, Mahyudin mengucapkan terima kasih dan pengharagaan yang setinggi-tingginya kepada AMKI Ketapang dalam upaya mencetak SDM yang berkualitas. Kepada para wisudawan, Mahyudin berpesan agar keberhasilan yang telah diraih, menjadi pembuka jalan untuk meraih kesuksesan yang lebih jauh lagi. (afi)

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

Post your comment

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha
  • Email to a friend Email to a friend
  • Print version Print version
  • Plain text Plain text

Tagged as:

Berlakukan Semester Pendek, Audiensi ke Dikti

Rate this article

0
BACA SELANJUTNYA