Pontianak Post
|
Home | Pro Kalbar | Singkawang | PLTU 3 Pasok Listrik Industri

PLTU 3 Pasok Listrik Industri

By
Ket Photo: Wakil Gubernur Kalbar, Christiandy Sanjaya saat meletakan batu pertama di pembangunan PLTU 3, Tanjung Gundul, Kabupaten Bengkayang (Ramses/Pontianak Post)
Font size: Decrease font Enlarge font

SINGKAWANG-Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Christiandy Sanjaya menyebutkan sebagai kebutuhan mendasar saat ini listrik tidak hanya menjadi kebutuhan masyarakat di rumah tangga, tetapi bersifat multiplayer efek, dimana, listrik juga menjadi kebutuhan industri.

 

 

 

 

“Kalau ada industri dibuka kemudian membutuhkan pasokan listrik, maka itu juga berdampak pada kesejahteraan, karena dapat membuka lapangan kerja sehingga mengurangi pengangguran,” kata Christiandy, usai peletakan batu pertama di pembangun PLTU 3 Tanjung Gundul, Kabupaten Bengkayang, Kamis (5/9) siang.

 

Menurutnya, banyak sekali investor yang ingin masuk ke Kalbar untuk menanam modalnya namun mengalami berbagai kendala dan salah satunya mengenai ketersediaan listrik. Karena itu, ia mengingatkan masyarakat agar dapat memberikan dukungan ketika ada pembangunan pusat pembangkit tenaga listrik.

 

“Kita semua harus mendukung pembangunan seperti ini, karena ketersediaan listrik di Kalbar akan semakin baik, termasuk dengan pihak PLN, agar membangun lagi,” pinta Wagub. Ia menggambarkan jika di tahun 2020, mendatang, Kalbar membutuhkan ketersedian listrik sebesar 30 ribu MW.

 

“Ini saja belum cukup, karena dari planning, sampai pada tahun 2020 membutuhkan ketersedian listrik sebesar 30 ribu MW. Karena apa, karena termasuk untuk menopang industri. Jadi ini yang dibangun masih kecil, hanya 2 x 50 MW. Di Ketapang saja membutuhkan 500-1000 MW,” kata dia.

 

Karena itu, lanjut dia, terlihat aneh ketika masyarakat mengetahui mereka sangat membutuhkan pasokan listrik dan kemudian sudah dilakukan pembangunan dan ternyata malah tidak mendukung sepenuhnya.

 

“Itu salah, termasuk masyarakat, makanya nanti seperti pembebasan lahan itu harus didukung,” ujar dia. Dukungan itu, kata dia, tidak hanya saat ini saja tapi ketika ada pembangunan lagi yang dilakukan PLN.

 

Ditempat terpisah, Bupati Bengkayang Suryadman Gidot mengingatkan masyarakat untuk memberikan dukungannya atas pembangunan ini.

 

 “Siapapun harus mendukung karena ini kebutuhan orang lain dan bukan kebutuhan pribadi. Dan ini menjadi terobosan yang bagus untuk menjawab persoalan kebutuhan listrik,” kata dia mengingatkan.

 

Terkait dengan pembebasan lahan, Dia menyebutkan sejauh ini tidak mengalami permasalahan. Dimana ada 44 ha lahan yang digunakan untuk pembangunan PLTU 3 ini. Dari jumlah itu 94 persen lahan sudah dibebaskan.

 

“Hanya beberapa orang lagi lah. Yang sudah selesai, ya sudah, kalau yang belum tetap diproses sesuai aturan. Karena kita tidak bisa melakukan sesuatu yang tidak sesuai aturan maka penting untuk mengedepankan aturan,” pesan dia.

 

Kepada masyarakat sebagai pemilik lahan, juga harus melihat jika pembangunan PLTU itu bukan merupakan kepentingan pribadi melainkan kepentingan bersama.

 

“Bayangkan, yang membutuhkan listrik sekian ramai, yang punya lahan satu dua orang. Marilah melihat ini karena kepentingan umum dan bukan melihat kepentingan pribadi, toh juga kapan lagi bisa membantu lain. Saya yakin ketika dibebaskan pun tidak rugi-rugi amat,” ungkapnya. (mse)

 

 

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

Post your comment

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha
  • Email to a friend Email to a friend
  • Print version Print version
  • Plain text Plain text

Tagged as:

PLTU 3 Pasok Listrik Industri

Rate this article

0
BACA SELANJUTNYA